Rabu, 16 Oktober 2013

Liburan Bersama Teman


          Kini saya berada di semester  4 dan saya sedang sibuk melaksanakan Ujian Akir Semester dan Ujian Utama. Karena IPK saya kemarin mengalami penurunan maka saya harus lebih giat lagi dalam belajar karena saya tidak ingin jatuh dilubang yang sama yaitu mengalami penurunan dalam nilai. Belum lagi orang tua saya sangat menuntut saya dalam pendidikan maklumlah saya dididik agar pendidikan menjadi hal yang paling utama.
            Dan UAS dan UU sudah selesai kini saatnya saya mengisi waktu liburan saya. Iah walaupun waktu liburan saya agak sedikit terlambat tetapi saya senang karena dapat mengisi waktu liburan saya bersama sahabat – sahabat saya. Yaah maklum saja kampus saya selesai ujian tepat H -5 lebaran alhasil saya dapat mengisi waktu liburan saya sesudah lebaran. Tetapi tidak apalah dari pada saya jenuh dan tidak dapat mengisi waktu libur saya dengan sahabat.
            Liburan saya bermula dari acara kumpul saya dengan teman teman saya yang bernama Edo, Irma dan Dani. Awalnya kami berkumpul disalah satu mall di daerah depok. Kaerna  sudah lama tidak bertemu kami sangat senang sekali. Banyak sekali perbincangan yang kami sampaikan mulai dari hal yang penting sampai tidak penting. Maklum kami berada di perguruan tinggi yang berbeda dan jurusan yang berbeda. Jadi, banyak sekali pengalaman – pengalaman yang kami sampaikan. Setelah lama berceita kami memutuskan untuk bermain game bersama. Kami bermain tame zone bersama. Sudah seperti anak kecil yang rindu akan mainan saja kami ini. Kami berlomba mengumpulkan koin terbanyak dan kami dibagi menjadi dua kelompok  Saya bersama Edo dan Irma bersama Dani. Kami sangat antusias sekali apa lagi saat tim saya dan Edo mendapatkan 100 koin sekaligus. Dan ternyata tim Irma dan Dani pun tak mau kalah mereka mendapatkan koin yang sama juga. Oke kedudukan sekarang mulai imbang dan kami pun harus lebih ekstra memainkan game itu. Dan sampai akirnya tim saya dan Edo yang menjadi juaranya. Kemudian koin – koin tersebut kami tukar dan kami mendapatkan boneka  tim saya mendapatkan boneka berwarna coklat dan tim Irma mendapatkan boneka berwarna biru.
            Lelah bermain game kami memutuskan untuk berjalan – jalan menuju TMII. Dan ternyata saat perjalanan menuju TMII hujan deras awalnya kami ragu untuk melanjutkan perjalanan. Tetapi kami nekat untuk melanjutkannya ternyata kami beruntung di TMII tidak hujan malah cuaca cenderung panas. Kami hanya dapat mendatangi beberapa anjungan saja karena waktu itu hari sudah sore dan kami harus segera pulang.  Hanya istana anak dan rumah adat Bali saja yang dapat kami datangi. Tetapi kami mendokumentasikannya loh. Banyak sekali pengunjung disana yang sangat gembira karena mereka dapat mengenal rumah adat dan mendapatkan pengetahuan yang sangat banyak. Seperti tanggapan pengunjung yang berhasil kami tanyakan. Dia berasal dari salah satu daerah di Sumatra. Dia berada di Jakarta untuk mengisi liburan. Kebetulan sanak saudaranya mengajaknya ke TMII. Saudaranya mengajaknya kesana karena disana mereka dapat mengenal rumah – rumah adat yang berada di Indonesia. Selain itu cukup membayar rp 15.000 mereka dapat mengetahui pemhetahuan yang lebih dan tidak perlu berpusing – pusing. Karena disana sudah ada sepeda untuk mereka berkeliling dengan membayar RP 25.000 / jam. Mereka juga dapat menaiki kereta gantung untuk melihat pemandangan langsung dari atas.
 Hari sudah mulai senja dan waktunya kami untuk bergegas pulang dan saat dijalan mobil Dani ternyata mogok. Awalnya kami sangat panik karena kami semua tidak ada yang paham akan mesin mobil. Dan akirnya Edo menelfon papa nya, yah karena sedikit banyak papa Edo mengerti mesin mobil. Lalu pesan yang disampaikan papa Edo kami jalanin agar mesin mobilnya tidak terlalu parah sebelum akirnya kami bawa mobil itu ke bengkel langanan keluarga Dani. Dan akirnya kami bergegas untuk ke bengkel mobil itu. Dan karena hari sudah malam sambil menunggu mobil itu selesai diperbaiki kami makan bakso yang ada di sebelah bengkel tersebut. Dan mobil tersebut kini sudah selesai kami segera bergegas pulang. Pengalaman ini memang sangat sederhana tetapi dapat teringat untuk saya selama liburan berlangsung. 






Tidak ada komentar:

Posting Komentar