Minggu, 27 November 2011

Bisnis Secara Franchise

Sejarah Franchise
Konsep waralaba (franchise) bukan merupakan kosep baru, melainkan merupakan sebuah konsep yang sudah memiliki sejarah besar . Kata franchising berasal dari bahasa prancis yang artinya kejujuran, bebas, untuk membebaskan . Pada pertengahan abad awal kemunculan francihising di Eropa ditandai oleh hubungan atara tuan tanah dan para pekerkanya . Para tuan tanah memberikan hak kepada memberikan hak kepada buruh mereka untuk mengolah lahan dan berburu lalu menjual hasilnya tersebut .
Di Indonesia, system warlaba mulai dikenal pada tahun 1950 an yaitu dengan dimulainya deler kendaraan bermotor melalui pembelian lisensi . Perkembangan kedua pada tahun 1970an yaitu dengan dimulainya system pembelian lisensi plus . Franchisee tidak sekedar menjadi penyalur, namun juga memiliki hak untuk mrmproduksi produknya . Agar warlaba dapet berkembang dengan pesat maka persyaratan utama yang harus dimiliki suatu teritori adalah kepastian hokum yang mengingkat untuk semuanya . Karena kita dapat melihat dinegara yang memiliki kepastian hukum yang jelas maka waarlaba semakin berkembang pesat.

2. Sejarah franchise Indomaret
Bisnis warlaba ini telah menjamur di Indonesia yang berkembang secara pesat . Dikelola secara propesional dan dipersiapkan untuk memasuki era globalisasi ini . Sejak tahun 1977 indomaret memasuki pola kemiritan warlaba dengan membuka peluang bagi masyarakat luas untuk turut serta memiliki dan mengelola sendiri gerai inomaret . Pola warlaba ini ditawarkan setelah Indomaret telah terbukti sehat dengan memiliki lebih dari 700 gerai, yang didukung oleh system dan format bisnis yang baik. Pengalaman panjang yang telah teruji itu mendapat sambutan positif dari masyarakat semua itu terlihat dari sambutan positif dari masyarakat dari jumalah gerai waralaba indomaret . Maka toko toko indomaret makin diperluas semakin banyaknya tanggapan postif dari masyarakat. Program waralaba yang tidak rumit terbukti dapat diterima oleh masyarakat. Bahkan dari segi pewaralaba dan terwaraba ini merupakan salah satu keungulan domestic dalam memasuki era globalisasi.

Perkembangan Bisnis Online

Para pedagang saat ini sedang marak maraknya dengan bisnis on line . Dan kecendrungannya semakin meningkat karena beberapa factor yaitu :
• Murah : karena dengan adanya usahe ini secara on line ini maka para penggusaha tidak perlu menyewa tempat untuk usaha cukup dengan memiliki jejaring social saja mereka sudah dapat membuka usaha ini .
• Mudah : dalam metode ini sebetulnya sangat relative . semua mudah jika kita sudah mengetahui metodenya . cukup dengan belajar sebentar saja kita sudah dapat mengetahuinya .
• Pengguna Internet Yang Semain Banyak : dengan banyaknya para pengguna internet di negri ini maka semakin baik peluang bisnis on line ini . karena semakin banyak para pengguna internet yang melihat bisnis kita .
• Tidak memakan waktu ia dapat menjalankan tugas kita dengan teratur . hanya dengan upload saja kita bisa menjalankannya .

Tetapi masih banyak orang yang ragu akan peluang yang trdapat pada bisnis on line ini diantaranya sebagai berikut :
• Merasa tidak menguasai menejemen bisnis on line
• Tidak menguasai betul internet
• Masih suka dengan metode bisnis off line
• Takut akan barangnya hilang tanpa dibayar
• Tidak memiliki barang yang didagangkan secara on line .

Rabu, 26 Oktober 2011

Definisi Bisnis


Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti "sibuk" dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.
Dalam ekonomi kapitalis, dimana kebanyakan bisnis dimiliki oleh pihak swasta, bisnis dibentuk untuk mendapatkan profit dan meningkatkan kemakmuran para pemiliknya. Pemilik dan operator dari sebuah bisnis mendapatkan imbalan sesuai dengan waktu, usaha, atau kapital yang mereka berikan. Namun tidak semua bisnis mengejar keuntungan seperti ini, misalnya bisnis koperatif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan semua anggotanya atau institusi pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Model bisnis seperti ini kontras dengan sistem sosialistik, dimana bisnis besar kebanyakan dimiliki oleh pemerintah, masyarakat umum, atau serikat pekerja.
Secara etimologi, bisnis berarti keadaan dimana seseorang atau sekelompok orang sibuk melakukan pekerjaan yang menghasilkan keuntungan. Kata "bisnis" sendiri memiliki tiga penggunaan, tergantung skupnya — penggunaan singular kata bisnis dapat merujuk padabadan usaha, yaitu kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan. Penggunaan yang lebih luas dapat merujuk pada sektor pasar tertentu, misalnya "bisnis pertelevisian." Penggunaan yang paling luas merujuk pada seluruh aktivitas yang dilakukan oleh komunitas penyedia barang dan jasa. Meskipun demikian, definisi "bisnis" yang tepat masih menjadi bahan perdebatan hingga saat ini.

BEBERAPA DEFINISI BISNIS MENURUT PARA AHLI
  • Mahmud Machfoedz
Bisnis adalah usaha perdagangan yang dilakukan oleh sekelompok orang yang terorganisasi untuk mendapatkan laba dengan memproduksi dan menjual barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan konsumen.
Usahawan atau pelaku bisnis harus mampu memadukan 4 macam sumber daya yaitu : 1. Sumber daya materi 
2. sumber daya manusia
3. sumber daya keuangan
4. sumber daya informasi
Sifat Perusahaan 
Perusahaan bersifat dinamis, mengalami kemajuan atau kemunduran pada saat bergerak melalui siklus hidupnya. perubahan atas kondisi ekonomi dan pasar memerlukan pemikiran kembali atas strategi perusahaan metode dan sarana yang digunakan untuk menghadapinya.
Tujuan Bisnis 
Setiap Bisnis atau perusahaan berusaha mengolah bahan untuk dijadikan produk yang diperlukan oleh konsumen produk dapat berupa barang atau jasa. Tujuan perusahaan membuat produk adalah untuk mendapatkan laba, yakni imbalan yang diperoleh perusahaan dari penyediaan suatu produk bagi konsumen. 4 faktor produksi dalam perusahaan : 1. Sumber Daya Alam 
2. Sumber Daya Manusia
3. Modal dan
4. Informasi 
2. Brown dan Petrello (1976)
“Business is an institution which produces goods and services demanded by people.” Artinya bisnis ialah suatu lembaga yang menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat. Apabila kebutuhan masyarakat meningkat, maka lembaga bisnis pun akan meningkat pula perkembangannya untuk memenuhi kebutuhan tersebut, sambil memperoleh laba.
  • Steinford ( 1979)
“Business is all those activities involved in providing the goods and services needed or desired by people”. Dalam pengertian ini bisnis sebagai aktifitas yang menyediakan barang atau jasa yang diperlukan atau diinginkan oleh konsumen. Dapat dilakukan oleh organisasi perusahaan yang memilki badan hukum, perusahaan yang memiliki badan usaha, maupun perorangan yang tidak memilki badan hukum maupun badan usaha seperti pedagang kaki lima, warung yang tidak memiliki Surat Izin Tempat Usaha (SITU) dan Surat Izin Tempat Usaha (SIUP) serta usaha informal lainnya.
  • Griffin dan ebert (1996)
“Business is an organization that provides goods or services in order toearn provit”. Sejalan dengan definisi tersebut, aktifitas bisnis melalui penyediaan barang dan jasa bertujuan untuk menghasilkan profit (laba). Suatu perusahaan dikatakan menghasilkan laba apabila total penerimaan pada suatu periode (Total Revenues) lebih besar dari total biaya (Total Costs) pada periode yang sama. Laba merupakan daya tarik utama untuk melakukan kegiatan bisnis, sehingga melalui laba pelaku bisnis dapat mengembangkan skala usahanya untuk meningkatkan laba yang lebih besar.
  • Hughes dan Kapoor
“Business is the organized effort of individuals to produce and sell for a provit, the goods and services that satisfy societies needs. The general term business refer to all such efforts within a society or within an industry. Maksudnya Bisnis ialah suatu kegiatan usaha individu yang terorganisasi untuk menghasilkan dan menjual barang dan jasa guna mendapatkan keuntungan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dan ada dalam industri. Orang yang mengusahakan uang dan waktunya dengan menanggung resiko dalam menjalankan kegiatan bisnis disebut Entrepreneur.
  • Allan Afuah (2004)
Bisnis merupakan sekumpulan aktifitas yang dilakukan untuk menciptakan dengan cara mengembangkan dan mentransformasikan berbagai sember daya menjadi barang atau jasa yang diinginkan konsumen.
  • Glos, Steade dan Lowry (1996)
Bisnis adalah jumlah seluruh kegiatan yang diorganisir oleh orang-orang yang berkecimpung dalam bidang perniagaan dan industry yang menyediakan barang dan jasa untuk kebutuhan mempertahankan dan memperbaiki standard serta kualitas hidup mereka.
  • Musselman dan Jackson (1992)
Suatu aktivitas yang memenuhi kebutuhan dan keinginan ekonomis masyarakat dan perusahaan diorganisasikan untuk terlibat dalam aktivitas tersebut.
Persamaan dan Perbedaan yang terdapat dalam Definisi
Persamaan 
Pada umumya definisi bisnis yang dikutip oleh para ahli bisnis cenderung sama yakni bisnis adalah kegiatan usaha yang terorganisasi untuk menghasilkan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Dan bertujuan menghasilkan profit (laba), yang kemudian laba tersebut digunakan untuk usaha meningkatkan laba atau perusahaan yang lebih besar lagi.
Perbedaan 
Perbedaan definisi yang dikutip para ahli bisnis tidak begitu menonjol. hanya terdapat perbedaan dalam kutipan “Hughes dan Kapoor” dengan yang lain terdapat pernyataan “orang yang mengusahakan uang dan waktunya dengan menanggung resiko artinya bisnis itu mengandung resiko yang harus ditanggung oleh pelaku bisnis tersebut yakni laba atau rugi.

PROPOSAL

PROPOSAL PENDIRIAN USAHA WARNET

A. Rencana Lokasi Usaha
Rencana lokasi oprasional pendirian usaha warnet ini akan ditempatkan yang memenuhi syarat sebagai berikut ;
• Lokasi akan didirikan dekat dengan kawasan pendidikan seperti kampus , sekolah , dan sebagainya
• Lokasi akan didirikan didekat pusat keramaian sepeti perkantoran dan pasar
• Lokasi berada dikawasan penduduk
Lokasi lokasi yang kami perioritaskan adalah :
• Kawasan pusat pendidikan
• Kantor dan perumahan


B. Target dan Pelanggan
Target yang akan kami sasarkan ini adalah pelajar , mahasiswi , dan oramg yang berkerja dikantoran . Mereka yang sangat membutuhkan internet biasanya akan berlama lama berada diwarnet untuk mengaskes internet atau mencari informasi atau hanya sekedar membuka jejaring social





C. Jenis Usaha
Jenis usaha yang akan saya dirikan adalah usaha yang sesuai dengan keahlian yang saya miliki :
1. Usah waret
2. Service computer
3. Print
4. Foto copy
5. Dan sebagainya yang masih disesuaikan dengan anggaran yang tersedia .

Target saya adalah setiap bulan akan membuka cabang baru dan memperoleh laba yang sebesar besarnya

D. Perangkat Keras dan Perangkat Lunak
Perangkat lunak dan perangkat keras yang kita pakai dalam pendirian usaha warnet ini adalah
• Computer Pentium 4 secon sebanyak 8 unit berserta perangkatnya
• Koneksi internet menggunakan speedy
• Sistem oprasi yang digunaka adalah windos XP



E. Modal dan Keuntungan
Modal yang saya butuhkan untuk membuat usaha ini adalah RP 20.000.000 dengan rincian sebagai berikut :

Komputer 1.100.000 8 8.800.000
Meja & karpet
Keterangan Harga/Unit (Rp.) Qty Jumlah Total (Rp.)
Meja Lesehan 110.000 7 770.000
Meja Kantor 230.000 1 230.000
Karpet Puzel 33.000 6 198.000
Pasilitas Pendukung
Speaker Simbada 230.000 1 230.000
Printer EPSON T11+Inpus 770.000 1 770.000
Perlengkapan Jaringan 290.000 290.000
Perlengkapan Listrik 150.000 150.000
Spanduk 90.000 90.000
Biaya Akomodasi 200.000 200.000
Sewa Tempat 1 Tahun 5.000.000 5.000.000
Jumlah 16.728.000


1. Dana Cadangan Bayar Piutang 1.234.000 2 2.468.000
2. Dana Tidak Terduga 804.000 804.000
Jumlah 3.272.000

Jumlah Total 20.000.000

Keuntungan laba minimal yang saya perkiraan Rp. 3.105.000 per bulannya. Dengan asumsi sebagai berikut :
Penggunaan warnet perhari, perkomputer sejumlah masing-masing 5 jam. Maka pemasukan dari warnet itu sendiri dapat dihitung :
7 komputer x 5 jam x Rp. 3.000 per jam = Rp. 105.000
Maka dalam 1 bulan dengan asumsi sebanyak 30 hari, maka :
Rp. 105.000 x 30 hari = Rp. 3.150.000
Taksasi biaya pengeluaran:
Biaya Speedy
Biaya Listrik
Biaya Makan
Biaya Sewa Tempat
Total semua Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp. 710.000
300.000
450.000
417.000
1.877.000
Dari perhitungan di atas dapat disimpulkan bahwa laba bersih yang didapat adalah:
Laba bersih = Pemasukan – Pengeluaran
= Rp. 3.150.000 – Rp. 1.877.000 = 1.273.000
F. Pembayaran Piutang
Pembayaran piutang dengan jumlah piutang sebesar RP.20.000.000 dengan bungga 2% setiap bulannya untuk janggka waktu pelunasan dalam 24 bulan , maka saya harus membayar piutang sebesar RP.1.234.0000 per bulan . Dengan perolehan laba bersih sebesar 1.273.000 setiap bulannya .
Itu semua sudah say perhtingkan dalam perolehan laba bersih yang saya peroleh .


G. Menghadapi Persaingan yang Ada
Untuk menghadapi persaingan yang ada sudah saya fikirkan . pelayanan yang ramah dan santun akan kami terapkan dalam usaha ini . tempat yang bersih dan nyaman pun juga akan kami terapkan dalam pendirian usaha warnet iniuntuk menghadapi persaingan bisnis yang ketat .


H. Penutup
Demikian proposal ini saya buat semoga menjadikan kenyataan untuk saya miliki dalam usaha ini . dan daoat memacu saya untuk memperoleh laba yang sebesar brsarnya . Dan dapat membuka peluang pekerjaan .

Selasa, 11 Oktober 2011

Sistem operasi blackberry

Sistem operasi blackberry

Sistem operasi blackberry memiliki optimalisasi zooming dan plaing yang memberikan kealusan saat on line juga mengoptimalkan perfoma video yag lebih baik . Sistem operasi blackberry terbaru memiliki peningkatan kecepatan yang signifikan dan penjelajahan yang halus dengan peningkatan hingga 40% lebih cepat dari sitem operasi blackberry yang sebelumnya .

Jajaran ponsel blackberry baru mengadopsi liquid grafis yang dikombinasikan prosesor grafis tinggi dengan CPU sehingga menghasilkan pengalaman layanan sentuh lebih menarik . Peningkatan juga terdapat pada layanan blackbeery messenger (BBM) dan mempercepat waktu untuk memproses beberapa aplikasi lainnya .