Selasa, 19 November 2013

2011



September 2011 awal saya memasuki kuliah pertama dan awal saya menjadi seorang mahasiswa Universtias Gunadarma. Saya adalah seorang mahasiswa fakultas Ekonomi jurusan Akuntansi iah maklum sajalah saya adalah pelajar SMA jurusan IPS jadi mungkin menurut orang tua saya, saya cukup cocok mengambil jurusan ini. Walapun hati kecil saya ingin sekali berada di jurusa pisikolog, yaah saya takut utuk melawan orang tua. Jadi saya berusaha untuk mengambil jurusan ini. Lanjut saja iah..  Pertama saya masuk saya belum fasih sekali mengenal kampus dan saya juga tidak tau teman sekalas saya. Walaupun banyak teman – teman SMA saya yang satu kampus bareng saya. Tetapi kebanyakan dari mereka yang berbeda jurusan dengan saya.
Sampai akirnya saat saya turun angkot saya berjumpa dengan cewek yang bernama intan dia adalah mahasiswi asal pemalang dan dia disini ngekos dengan temannya dan yang lebih mengejutkan lagi bahwa saya dan dia ternyata satu kelas. Bahagia sekali saya karena langsung mendapatkan teman sekalas. Ceritanya sih mirip – mirip di filem FTV kalau difikir – fikir lucu juga iah. Dan jam sudah menujukan pukul setengah depalan waktunya saya dan teman baru saya Intan memasuki kelas. Dikelas kita menemukan teman – teman baru walaupun belum terlalu kenal satu sama lain. Iaah maklum juga sih kita disana tidak mengenal keseluruhannya. Jadi mau tidak mau kita harus memperkenalkan diri masing – masing. Dan tak lama berselang Jeje sms saya, iah Jeje ini adalah saudara dari teman SMA saya dan saya dikenalkan dengan dia. Jeje ini adalah anak yang sangat supel sekali. Dan sesudah itu saya berkenalan dengan teman – teman lainnya. Dia bernama Shifa dan Nisaa, Nisaa ini biasa dipanggil Ica.
Setelah beberapa hari kemudian kami cukup merasa nyambung saat berbincang dan kami dapat melengkapi satu sama lain. Hingga saat ini kami masih sering  bersama

5 CM

Nama     : Wuri Ismawati
NPM       : 27211476
Kelas       : 3EB08

Sutradara        : Rizal Mantovani
Penulis             : Sunil Soraya
Pemain            :  Herjunot Ali ( Zafran)
   Fedi Nuril ( Genta)
                           Pevita Pearce ( Dinda)
 Saykoji ( Ian)
                           Denny Sumargo (Ariel)
 Raline Shah ( Riani)
Tanggal liris    : 12 Desember 2012
Lokasi              : Gunung Sumeru
Harga tiket      : Rp 35.000



            Awal mula mereka adalah sahabat yang terdiri dari Genta, Ariel, Zafran, Riani, dan Ian mereka sudah sepuluh tahun menjalani persahabatan. Mereka memiliki karakter dan sifat yang berbeda – beda. Genta adalah pria yang memilki jiwa pemimpin, Ariel adalah pria yang memiliki hoby olahraga, Zafran ini adalah pria yang sangat puitis, Riani adalah wanita cantik yang cerdas, dan si Ian adalah pria gemuk yang hobynya adalah makan mie instan. Oh iah masih ada lagi nih Dinda dia ini adalah adik kandung dari Ariel.
            Mereka berlima ini awalnya sering sekali kumpul bareng dan mereka sudah lulus kuliah kecuali si Ian. Ian mungkin terlalu lalai dengan skripsinya ia sangat santai sekali dengan skripsinya. Sedangka teman – temannya yang lain sudah pada memiliki gelar bahkan sudah pada kerja. Sampai suatu ketika, ketika mereka berlima berkumpul dirumah Ariel mereka sangatlah jenuh karena sering sekali bertemu. Dan Genta pun memiliki ide utuk mereka tidak bertemu dahulu sampe beberapa waktu. Ian pun setuju karena ia inggin sekali menyelesaikan tugas akirnya, karena ia juga inggin cepat – cepat mendapatkan gelar seperti teman- temanya. Dan akirnya mereka semua setuju, karena mereka sadar bahwa mereka sangat sering menghabiskan waktu bersama dan terkesan memiliki dunia yang sangat sempit. Dan setelah beberapa bulan mereka tidak bertemu Genta sudah memiliki plening liburan yang menyenangkan dan tak terlupakan.
            Saat mereka tidak beretmu dan tidak berkomunikasi mereka melakukan kegiatan yang mereka jalani sendiri – sendiri. Zafran yang sering dan senang sekali menggoda Dinda dia masih sering saja melepon Dinda. Sehingga perkataan Dinda di telfon Zafran saggat hafal sekali. Ian juga sibuk sekali dengan tugas akirnya. Bolak balik dia datang ke kampus dan bertemu dosen pembimbing. Saat mereka tidak bertemu mereka akirnya merasakan rindu, rindu saat berkumpul bersama dan saat tertawa bersama. Dan akirnya mereka besok dapat bertemu. Genta sms semua sahabatnya untuk membawa perlengkapan apa saja yang harus mereka bawa masing – masing.
            Dan sekarang adalah waktunya mereka bertemu kembali. Mereka sangat bahagia karena dapat melepas rindu bersama. Mereka janjian disalah satu stasiun kreta api. Genta yang datang lebih awal dan tak lama disambut oleh Zafran dan Riani saling berpelukan. Dan tak lama kemudian Ariel datang membawa kejutan, iah dia membawa adiknya Dinda. Disitu Zafran sangat bahagia dan terus menggomabi Dinda dengan rayuan. Dan hampir saja mereka ketingalan kereta karena Ian terlambat sampainya. Dan utungnya kreta masih dapat terkejar. Saat perjalanan mereka semua pada belum mengerti akan pergi kemana. Karena Genta belum memberi tau mereka semua. Dan saat dikereta Ian memberikan kejutan, bahwa ia sudah lulus skripsi dan akan diwisuda. Teman temannya sangat bahagia karena Ian akirnya dapat selesai kuliah juga.
            Tak terasa mereka sudah sampai di Malang dan mereka semua masih bertanya – tanya kepada Genta akan pergi kemana mereka sebenarnya. Dan akirnya sampailah mereka di tempat tujuan. Dan ternyata Genta mengajak mereka mendaki puncak tertinggi jawa yaitu Mahameru. Pemandangan yang sangat indah dan udara yang sangat sejuk. Kebesaran Tuhan yang tiada batasnya, tak henti – henti mereka berucap “betapa indahnya negri ini Tuhan batu aku menjaganya”. Dan kini saatnya mereka mendaki gunung. Ian yang memiliki postur badan lebih besar dari teman – temannya sebelumnya sudah disuruh Genta utuk latihan lari. Agar dia tidak kaget utuk mendaki gunung. Saat medaki gunung banyak sekali kejadian – kejadian yang membuat mereka lebih bersatu. Bahkan bayak dari mereka yang mulai menyukai.  Saat pendakian Ian sering kali tertinggal dari teman – temannya. Dan saat mereka mendaki tiba tiba ada batu – batu besar yang jatuh dari atas. Mereka semua terluka. Dan dalam insiden ini Ian adalah korban terparah, sampai dia hampir meninggal dalam insiden ini. Dan untungnya Ian masih dapat terselamatkan. Dan akirnya mereka sampai di puncak tertinggi jawa. Sungguh indah pemandangan yang dapat terlihat disana.  Lelah yang mereka rasa terbayar sudah dengan indahnya pemandangan itu.
            Kini liburan sudah usai dan mereka harus kembali beraktifitas lagi. Sungguh perjalanan indah yang mereka dapatkan dan tak bisa mereka lupakan.

Kelebihan filem           : Cerita yang sangat menarik, dan mudah membuat penonton terhanyut dalam cerita tersebut. Dan gaya bahasanya mudah dimengerti. Dapat menampilkan keindahan puncak tertinggi jawa yang luput dari rakyat.
Kelemahan filem        : Akir cerita yang begitu memaksakan ketika mereka semua menikah

Tanggapan                  : Cerita yang begitu menarik dan meninggalkan banyak kesan, terutama saat mereka menaiki puncak tertiggi jawa. Mereka memiliki ambisi yang sama besarnya dan mereka saling menolong satu sama lain untuk melihat betapa indahnya negara ini yang mungkin banyak orang mengotorinya dengan tangannya.

RINDU



Saat mata yang memiliki keterbatasan untuk melihat
Saat tangan yang tak dapat memeluk
Saat bibir yang tak dapat berucap
Saat telinga tak dapat mendengar
Ketika angin dan awan menjadi saksi
Saksi berakirnya kisah manis ini

Deras air mata berjatuhan membasahi pipi
Ketika itu pula emosi yang tak dapat terkontrol
Tak tau harus berbuat apa pada batin ini
Yang tak mengerti bagaimana mengotrol itu semua

Tuhan aku tau kuasa Mu begitu dasyat
Aku tau jodoh ku ada pada MU
Tetapi izinkan aku untuk dapat melihatnya bahagia
Bahagia dengan yang lain Tuhan

Sampaikan berjuta rindu ku padanya
Sampaikan sejuta sayang ku untuk nya
Aku titip dia pada Mu

Jumat, 18 Oktober 2013

Sepenggal Cinta Untuk Ibu




Ibu…
Dikala teriknya matahari menyinari mu kau tak pernah rasakan
Hujan yang membasahi badan mu tak kau abaikan
Bibir tipis mu yang selalu member ku nasihat – nasihat
Tangan mu yang tak pernah berhenti mendoakan ku
                                Lelah akan kesesalan mu dengan pekerjaan kau tutupi
                                Letih mu akan pekerjaan tak pernah kau hiarukan
                                Yang ada hanyalah senyum manis yang kau beri
                                Semua itu kau tutupi kepada ku putri mu
Ibu kini aku sudah tumbuh menjadi dewasa
Berjuang mengapai bintang yang jauh dilangit
Semua itu akan ku lakukan demi impi ku
Agar aku dapat mengangkat derajat mu bu
                                Mungkin tak banyak yang dapat aku lakukan untuk mu
                                Tetapi ketahuilah ibu aku begitu mencintai mu
                                Tanpa mu aku hanyalah anak yang tidak memiliki tulang
                                Kasih ku untuk mu sepanjang masa

Drama Romantika




                Pada awalnya ketika si Isma berada dalam suatu sekolah menengah atas. Dia adalah sebagai pelajar yang berada di kelas XI IPS. Dia dikenal sebagai anak yang sangat supel bergaul dengan siapa saja termasuk kaka kelas. Suatu saat ketika dia sedang berbincang dengan kaka kelasnya yang bernama Congpul ada temannya congpul yang bernama Baskara ikut berbincang dengan kami. Kemudian kami berada dalam obrolan yang sangat seru. Dan ketika obrolan itu sudah selesai Baskara bercerita kepada Congpul jika dia memiliki perasaan kepada Isma. Dan Congpul sangat terkejut karena saat itu Baskara sudah memiliki pacar yang kebetulan satu sekolah dan satu angkatan juga dengan dia. Dan disisi lain Isma pun sudah memilki pacar yang sekolahnya berbeda dengan dia.
                Tak lama Baskara cerita dengan Congpul ternyata gossip itu mulai menyebar dan teman – teman pada mengetahui. Dan pacar dari Baskara yang bernama Anggun mengetahui berita tersebut. Kemudian Anggun bertanya tentang kebenaran gossip yang beredar tersebut.  Baskara sangat terkejut karena Anggun sudah mengetahui hal tersebut. Baskara sangat panik karena dia takut akan terjadi sesuatu yang ia takuti maka Baskara tidak mengakui hal tersebut. Dan saat istirahat tiba Baskara sering kali mencuri – curi pandang dengan Isma. Kemudian Anggun pun geram dengan sikap Baskara lama kelamaan mengakui kepada Anggun bahawa ia sangat kagum dengan kecantikan Isma. Mendengar perkataan tersebut Anggun sangat kesal kepada Isma namun dia harus berusaha bersikap dewasa.  Tak terasa kini Anggun dan Baskara sudah selesai ujian nasional. Dan tak lama lagi mereka akan segera diwisuda. Dan kebetulan sekali saat mereka wisuda Isma adalah tim paduan suara. Baskara sangat senang karna Isma dapat menjadi tim paduan suara karena secara tidak langsung baskara dapat melihat Isma sebelum akirnya ia lulus dari SMA dan semakin susah melihat Isma.
                Tak tersa kini Baskara dan Isma sudah lama tidak jumpa. Saat Isma on line di facebook kebetulan Baskara juga sedang on line. Baskara sangat bahagia sekali, dan akirnya Baskara ngechat Isma. Disana mereka bertukar cerita dan berbagi pengalaman. Kemudian dengan sungkan Baskara meminta nomer handpone Isma, lalu Isma memberikan nomer handponenya kepada Baskara. Tak lama berselang Baskara dengan Isma sms-an. Dan ternyata yang lebih mengejutkan sekarang mereka sudah jomblo alias tidak memiliki kekasih lagi. Mendengar hal tersebut  Baskara sangat bahagia sekali. Tanpa basa basi Baskara mengajak Isma untuk jalan bersama. Berhubung Isma tidak ada acara kemudian Isma pun menyetujui untuk berjumpa dengan Baskara, Baskara sangat bahagia sekali. Banyak sekali candaan – candaan yang terlontar dari mereka. Dan akirnya mereka kembali kerumahnya masing masing. Sesampainya dirumah tiba – tiba Baskara menelpon Isma , dan menyampaikan perasaannya yang sudah lama ia pendam. Mendengar hal tersebut Isma sangat terkejut karena Isma tidak menyangka jika Baskara sudah memiliki perasaan kepadanya. Kemudian Isma meminta waktu kepada Baskara untuk memikirkan jawaban dari pertanyaannya. Dan keesokannya Isma menjawab bahwa ia menerima Baskara untuk menjadi kekasihnya. Mendengar hal tersebut Baskara sangat terkejut dan bahagia. Dan akirnya mereka berpacaran.