Kamis, 22 Maret 2012

STRATEGI BELAJAR DALAM PERGURUAN TINGGI

Belajar dalam perguruan tinggi itu memang berbeda sekali dengan belajar dalam dunia sekolah. Perbedaan itu sangat terasa sekali buat saya. Mungkin kalau belajar di SMA saya sangat santai dan tidak terlalu memikirkan tugas. Karena tugas yang diberikan tidak sesulit dan tidak terlalu banyak seperti diperguruan tinggi. Tetapi bagaimanapun tugas tugas itu harus kita selesaikan dengan tepat waktu dan maksimal. Ada beberapa strategi yang dapat kita pakai dalam belajar di perguruan tinggi strategi itu diantaranya ialah:
• Membuang Rasa Malas Dalam mengerjakan tugas
Mungkin rasa malas sangat sering kita rasakan dalam setiap tugas. Apa lagi kalau tugas yang diberikan oleh dosen sangat banyak dan sulit untuk dikerjakan. Waaah kalau ini juga terkadang sering saya rasakan. Memang sulit untuk membuang rasa malas dalam diri kita karena rasa malas adalah perasaan yang jahat karena malas dapat membunuh segala impian kita. Strategi yang dapat kita lakukan untuk mengatasinya ialah kita harus ingat dengan masa depan kita. Dan menggantung masa depan kita setinggi tingginya dan mengingat masa depan kita agar kita selalu mengejar masa depan kita. Dan semangat untuk meraih masa depan kita, karena masa depan kita ada ditanggan kita sendiri. Maka dari itu untuk mencapai masa depan yang sukses kita harus rajin mengerjakan tugas.

• Rajin Masuk Kuliah
Banyak sekali saya lihat mahasiswa jarang masuk kuliah mungkin mereka berfikir kalau dosen tidak akan menegur mereka biarpun mereka sering sekali absen. Tetapi anggapan itu salah, banyak dosen yang menilai kalau absen itu sangat penting dalam penilaiannya. Bahkan 70% penilaiannya diambil dari jumlah absen mahasiswa. Memang dosen tidak pernah menegur mahasiswanya yang banyak absen karena mereka berfikir kalau kita sudah dewasa dan tidak perlu menegur kita karena kita sudah bisa memahami segala resikonya yang kita peroleh dalam perbuatan kita. Dan banyak kerugian yang kita dapati apabila kita jarang masuk kuliah diantaranya kita tidak tau tugas dan tetinggalan pelajaran.

• Menghadapi Dosen
Dosen juga memiliki karakter dan sifat yang berbeda beda ada yang serius dan ada juga yang santai. Untuk menghadapi dosen sangat mudah kita ikutin saja mau dia kalau memang dosen yang berkarakter dan bersifat serius kita tidak boleh bercanda dan berisik dalam kelas. Tetapi kita juga tidak boleh terlalu tegang dalam matakuliahnya. Karena kalau kita tegang pelajaran terasa berat dan sulit untuk kita pahami kita harus tetap santai memperhatikan saat beliau menerangkan. Nah untuk menghadapi dosen yang santai ini sangat mengasikan buat semua mahasiswa. Tetapi kita juga tidak boleh meremehkan dosen yang santai karena dosen yang santai belum tentu baik soal nilai. Bagaimanapun kita harus menghargai dan menghormati semua dosen karena berkat beliaulah kita dapat mengetahui informasi dan pelajaran yang belum pernah kita ketahui.

• Malas Belajar
Terkadang seorang mahsiswa sering malas dalam belajar dan saya kira dalam soal ini bukan hanya seorang mahasiswa saja yang menghadapinya teteapi hampir semua pelajar merasakan ini. Kebanyakan mahsiswa belajar jika hanya mau menghadapi UTS atau UAS saja. Ini sebenarnya salah kita akan merasa repot dan terlalu banyak sekali materi yang harus kita kuasai sedangkan waktu yang kita dapat hanya sedikit sekali. Belajar yang benar itu adalah setiap hari sehabis kita belajar dikampus. Kita mengingat dan mempelajari materi yang memang kita anggap sulit. Jadi saat UTS atau UAS kita hanya mengulang saja materi yang sudah kita pelajari dan cara belajar inilah yang saya anggap paling benar.

• Mengantuk Saat Matakuliah
Mengantuk saat belajar itu hal yang sering kita jumpai disetiap kampus banyak dari mahasiswa yang mengantuk ketika dosen sedang menerangkan didepan. Apa lagi kalau dosen tersebut sibuk sendiri saat mengajar. Untuk menghadapi masalah seperti ini sangatlah mudah kita duduk saja dibarisan paling depan karena kalau kita duduk dibarisan paling depan setidaknya rasa kantuk itu sedikit hilang dari pada kita duduk dibarisan belakang. Dan ada beberapa penjelasan dosen yang masih masuk sedikit kedalam otak kita ketimbang kita duduk dibelakang. Dan jangan tidur larut malam jika esoknya ada jam kuliah pagi hari.

• Tidak Malas Untuk Mencatat
Untuk mencatat setiap penjelasan dosen terkadang kita sangat malas dan banyak juga mahasiswa yang menyepelekan penjelasan dosen mereka terkadang marasa dapat mengingatnya tanpa perlu mencatatnya. Pada hal otak memory manusia itu dapat dengan mudah lupa. Maka dari itu kita tidak boleh menyepelekan dosen yang menjelaskan. Kalau memang sekiranya catatan itu penting dan harus kita cacat lebih baik kita cacat. Karena kalau mencatat saat kita lupa kita dapat membuka catatan tersebut.
Ada beberapa strategi yang dapat kita lakukan dalam menghadapi belajar dikampus. Tetapi semua itu kembali Kediri kita jika kita niat dalam berkuliah semua rintangan dapat kita berantas dengan mudah. Tetapi sebaliknya jika dari awal niat kita kuliah sudah tidak ada maka kita juga susah untuk memberantas rasa malas itu. Jadi semua itu tergantung pada diri kita. Dosen yang ada hanya memberikan ilmunya pada kita. Jadi kita wajib menghargai dan menghormati dosen.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar